Ber-KOMUNITAS-Lah

Hal mendasar yang tidak bisa dipungkiri adalah manusia selain berperan sebagai makhluk individu, juga memiliki andil dalam perannya sebagai makhluk sosial. Bersosialisasi dengan individu lain bagi saya dan pastinya setiap individu adalah sebuah kebutuhan. Yap, masa’ iya sepanjang hari hanya dilewati seorang diri tanpa adanya interaksi dengan orang lain. Salah satu wadah interaksi sosial antar individu dapat terjadi pada sebuah komunitas. Sebuah tempat di mana orang-orang yang memiliki kesamaan passion, interest, hobby, dan kesukaan akan suatu hal tertentu dapat berkumpul dan bersosialisasi.

Bagi saya, bergabung di sebuah komunitas adalah kebutuhan, dan keharusan. Mengapa? Karena akan sangat menyenangkan ketika kita bisa berkumpul dengan orang-orang yang memiliki kesamaan kesukaan akan hal tertentu. Dan yang paling penting, background  setiap orang yang ada di komunitas sangat berbeda antara satu dengan yang lainnya. Sebagai contoh sederhana, komunitas fans Manchaster United bisa berasal dari mahasiswa, konsultan, jurnalis, pegawai bank, atau bahkan pedagang koran. Dari sana kita bisa saling belajar, saling sharing, dan saling berbagi ilmu akan banyak hal, tak lupa yang paling utama dari komunitas adalah Tali Silaturahmi. Continue reading “Ber-KOMUNITAS-Lah”

Habis Kuliah Mau Ngapain?

Hayo? Habis kuliah mau ngapain?

Hmm… sebenernya kata-kata yang dibuat judul tulisan ini tuh tema dari sebuah seminar. Jadi, Jum’at kemarin, tepatnya tanggal 20 Februari 2009, saya mengikuti sebuah seminar yang diadakan di Pusat Studi Jepang, FIB UI. Tema dari seminar ini ya itu tadi, “Habis Kuliah Mau Ngapain?”

Pak Made Ngurah Bagiana. Ada yang udah tau siapa beliau? Hm.. coba deh suku kata nama pertamanya dibalik. Made >< Edam. Udah tau blom? Pastinya udah kan? Yap, beliau adalah pemilik dari Edam Burger’s. Pak Made ini ga terlalu lama nyampein materi’a, ya kayak yang biasa didengar, singkat, padat, jelas. Yang jadi inti dari pembicaraan beliau adalah bahwa di negara kita ini, sebenarnya tidak ada orang yang menganggur tetapi yang ada hanyalah orang-orang yang malas. Banyak dari masyarakat Indonesia yang hanya tau teorinya saja, tapi tidak mau dan atau tidak bisa mengaplikasikannya. Hal ini dibuktikan dengan tingginya angka pengangguran di tingkat lulusan Sarjana. Continue reading “Habis Kuliah Mau Ngapain?”